Sabtu, 11 Juni 2022

Moment bangkit dari keterpurukan petani juga sukses.

About Farmer Journey | Nature Creation

Emosional Yang Buruk 

Merubah nama untuk menjadi lebih baik lagi dari haris menjadi farmer journeys, merasa nihil dengan apa yang saya lakukan, mempunyai media yang hanya untuk gaya-gayaan. ya saya sendiri mempunyai akun platform instagram yang isinya hanya foto yang di gunakan untuk gengsi, tapi kelamaan kayak ngerasa gak guna, malah berakhir rasa ingin di akuinya lebih tinggi dan lebih menjadi star syndrome.

Semakin lama aku merasakan lebih menjadi manusia yang merugi. karna pikiran buruk (Negative thinking) yang saya miliki, tak ada karya yang saya ciptakan malah lebih ke besar pasak dari pada tiang. awalnya hanya pikiran buruk, tapi imbas dari 1 keburukan ini menciptakan sifat keburukan lainnya, contoh ingin memiliki hal yang besar, tapi nilai yang besar tanpa adanya pencapaian, lagi-lagi ya saya menjadi jadi beban keluarga. dan saya mulai merasa mulai membohongi diri sendiri, barang mahal yang belum bisa saya miliki atau capai, tapi sudah kita miliki dengan menipu orang tua itu enggak banget ternyata! dan aku tau itu rasanya sakit banget. walau tak ada niat untuk menyakiti orang lain, tapi tetap saja menyakiti orang lain.

Menjadi kebimbangan ku mengapa, mengapa! mereka selalu mencibir apa yang ku lakukan? mengapa mereka selalu mengkritik prinsip hidup yang ku punya, dan mereka selalu merendahkan diri saya dikala saya ingin berbuat baik.

Lalu peluru itu bertubi-tubi menyerang dan melukai hati dan fikiranku, peluru pertama berkata, Apakah aku gak pantas untuk bahagia! peluruh kedua berkata, Apakah aku berguna di sekitar ku!, peluru ketiga berkata,  Apakah aku berharga bagi orang sekelilingku!, peluruh ke empat berkata, Apakah aku toxic ini bisa menjadi lebih baik lagi?, peluruh kelima berkata, Apakah aku bisa konsisten dengan kebaikan ku!, peluruh ke enam berkata, Apakah aku bisa nyaman dengan apa yang jadi kenyataan ku!, peluruh ke tujuh berkata, Apakah aku bisa menjadi yang aku inginkan!, peluruh yang ke sembilan berkata, Apakah mereka meridhoi apa yang saya lakukan! dan peluruh terakhir, Apakah aku bisa hidup dari apa yang aku inginkan!.

Khawatir yang saya alami kerap kali menghantui saya ibarat kekhawatiran tidak mencukupi kebutuhan yang saya perlukan, khawatir tak dapat berdiri di atas kaki sendiri, khawatir yang datang lagi bila tak ada yang menyukai ku lagi, khawatir tak ada yang sayang pada ku, tak ada lagi yang mendukungku, karna telah menghakimi diri dengan menyatakan diri ini lemah dan tak berguna. udah khawatir di bicarakan seakan-akan yang saya lakukan adalah sebuah keburukan semata.

perih yang kurasakan muncul karna seringnya di kecewakan, seringnya di sakiti, sukar membahagiakan orang yang menyakiti diri ini, sungguh yang aku alami sangatlah miris. muncul pertanyaan apakah aku pantas untuk bahagia?, keperihan yang teramat membekas, dijatukan di saat lagi kritis dalam kehidupan ku ini.

naik darah yang kurasakan karna tidak ada kepercayaan untuk diriku, naik darah karna ketidak layakan pada diri saya,  merasa marah tak ada ruang oleh saya untuk tumbuh menjadi lebih baik lagi,  naik darah ku ketika di tinggal orang yang saya butuhkan, marah yang muncul ketika tak di abaikan oleh orang yang berada di dekat saya,  cemoohan yang membuatku malas untuk mencoba lagi.

mungkin dari beberapa perjalanan, yang kurang pergaulan di diri saya, dan sebagai sarjana pertanian yang kurang ada peminatnya sekarang, barang kali membuat saya gak percaya diri di pergaulan saya yang beda profesi, melihat lingkaran pertemanan saya yang pada orang kaya branded atau pun hype, tapi syukur alhamdulillah saya terlahir di keluarga berkecukupan.

Namun jiwa ku mulai memberontak aku berhak untuk bahagia aku berhak membahagiakan orang yang menghidupiku, dan aku berhak membahagiakan  orang yang pernah berbuat baik padaku, dan aku berhak untuk kaya seperti orang lain, yang dapat membahagiakan orang yang sedang bersedih, berbagi, apa pun yang saya mau, selintas berpikir apakah hidup hanya kesedihan, kemarahan dan ketakutan kan tidak!, belum lagi karna orang yang kita cintai kita jatuh, itu benar-benar racun

lalu apa yang saya lakukan, saya ingin berkreasi menciptakan suatu hal yang baru, di pertanian mempunyai produk baru untuk bertahan hidup, memajukan kualitas dan kuantitas dari hidup saya untuk orang sekitar saya terutama untuk diri saya sendiri.

mencerdaskan diri dan orang sekitar saya agar lingkungan menjadi lebih baik lagi, menciptakan perasaan positif, pemikiran positif, dan obrolan positif untuk diri kita dan sekitar kita, menciptakan makna dari seorang figure dan rutinitas figure yang baik.

Dengan menciptakan Farmer Journey | Nature Creation dengan ide pokok menciptakan figur baik melalui itu kami menciptakan usaha #ecocreativestudio dari Eco Creation Studio dan Eco Inflopreneur, masing-masing mempunyai visi misi yang berbeda.


Menjadi Sebuah Tujuan Hidup


Farmer Journey | Nature Creation serius memerangi dumb spiritual, dumb emosional, dan dumb intelektual, ada lagi toxic mentality, toxic soul, toxic body, toxic peopel, toxic habit, toxic mindset, matrealistme, kapitalistme, dan dumb time.

Eco creation studio  juga serius memerangi meminimalisir plastick, memerangi residu kimia, and toxic body.

Eco Inflopreneur dengan Desain makna nya ikut serta memerangi toxic work, toxic figure, toxic business, perang harga, dan kaya instan.


langkah yang kita lakukan pertama kali dengan menulis di sebuah konten agar dapat di baca orang sekitar, dengan tagline #petanilegasi, #petanicreative, #petanikreatif, #petanimodren, #petanituruntangan, #petanibangunmindset, #petaniciptakankhalifa, #petanibangunpemimpin #petanibrand, dan #petanibranding. dengan feed instagram mungkin mereka bisa membaca, atau bisa dengan blog, youtube, tiktok, dan konten media sosial lainya, hingga akan terus upgrade dan berkarya.

serta kami siap untuk membangun bangsa, dari masyarakat yang jatuh pada titik terendahnya untuk bangkit bersama kami atau dengan orang sekitarnya semoga konten menjadi bermanfaat dan berguna hingga mereka bisa mengembangkan dirinya.

media ini adalah bukti bahwa seorang petani dapat menginspirasi, dapat hidup, dan dapat memenuhi gizi baik manusia, kemudian petani juga bisa terlihat bersih, rapi, fashion, dan, berwibawa untuk mengkreatifkan diri.

visi 
bermanfaat serta berguna untuk orang sekitar terutama untuk diri sendiri lalu orang lain. mendapatkan pintu keberuntungan dari semua arah yang positif atau baik, mengupayakan agar rakyat indonesia sehat jiwa, raga, akal, dan fikiran, kemudian meminimalisir residu kimia polusi dan sampah plastik

misi
menciptakan independent managemen produksi, menciptakan workshop, menciptakan pemimpin, menciptakan figur baik, menciptakan karya atau kreasi authentic


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SMOTICE CU

 smotice cu latar belakang Berawal dari sebuah hidroponik yang di usaha kecil menengah utuk mencuki kebutuhan hidup ini, smotice salah satu ...